Pelatihan Pembuatan Pestisida Nabati Bersama KKN 95 Universitas Trunojoyo Madura




Pestisida adalah bahan atau zat yang digunakan untuk membunuh hama, baik hama berupa tumbuhan atau serangga. Dalam menjawab tantangan petani  Desa Dharma Camplong yang membutuhkan pestisida dengan hasil maksimal dan ramah lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 95 Universitas Trunojoyo Madura memberikan pelatihan pestisida nabati kepada masyarakat desa Dharma Camplong (20/07/2018). 


Pestisida nabati adalah pestisida yang bahan aktifnya berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang berkhasiat mengendalikan serangga hama pada tanaman. Hama yang dapat dikendalikan menggunakan pestisida nabati ialah berbagai jenis serangga seperti ulat, kutu daun, belalang, kepik dan telur keong mas. Fungsi pestisida nabati antara lain  :
  • Repelan yaitu menolak kehadiran serangga
  • Antifidan yaitu  mencegah serangga memakan tanaman 
  • Merusak perkambangan telur, larva dan pupa
  • Menghambat reporduksi serangga betina 
  • Mengacau sistem hormon di dalam tubuh serangga
  • Antraktan yaitu memikat kehadiran serangga yang dapat dipakai pada perangkap serangga
  • Mengendalikan pertumbuhan jamur atau bakteri
 
Meskipun pestisida nabati sudah lama ditemukan akan tetapi banyak masyarakat belum menggunakan bahan tersebut, karena kebanyakan masih belum paham cara pembuatannya. “Kegiatan pelatihan pestisida nabati daun tembakau diadakan untuk memberikan edukasi yang mudah dilakukan dan juga solusi alternatif dari pestisida kimia yang biasanya digunakan oleh para petani” ungkap Bangun anggota KKN UTM Kelompok 95. 

Salah Satu Mahasiswa KKN 95 UTM Memberikan Pengarahan

Pestisida nabati ini berbahan dasar tembakau. Nikotin yang terdapat dalam tembakau merupakan golongan alkaloid yang terdapat dalam family Solanaceae. Kadar nikotin berkisar antara 0,6 – 3,0% dari berat kering tembakau. Nikotin dalam tembakau mengandung neurotoxin yang berfungsi sebagai bahan kimia antiherbivora  yang sangat sensitif bagi serangga. 


Bahan-bahan yang dibutuhkan dalam membuat pestisida nabati antara lain tembakau , air dan diterjen/sabun colek. Alat-alat yang digunakan ialah blender, pisau, penyaring, wadah, botol dan pengaduk. Sedangkan prosedur kerja pembuatan pestisisda nabati dari daun tembakau sebagai berikut:
  1. Menyiapkan alat dan bahan.
  2. Memotong daun tembakau menjadi kecil 
  3. Memasukkan potongan daun kedalam blender dengan ditambahkan air secukupnya. 
  4. Blender potongan daun tembakau kemudian pisahkan air dengan ampasnya menggunakan saringan.
  5.  Tambahkan 1 sendok detergen kemudian aduk hingga merata
  6. Diamkan sellama satu malam dan disaring lagi sebelum digunakan.
 
Masyarakat Dharma Camplong menyambut baik adanya kegiatan pelatihan tersebut dan berharap bisa dilakukan berkelanjutan. “Terima kasih atas kedatangan adek-adek KKN UTM semua. Semoga bermanfaat bagi kami semua setelah mengikuti kegiatan hari ini ” tutur Kepala Dusun Karangloh.  

Warga dan aparatur desa mengikuti pelatihan pestisida nabati

Warga, Aparatur Desa dan mahasiswa KKN 95 UTM

Rangkaian kegiatan tersebut adalah program kerja KKN UTM Kelompok 95, kegiatan tersebut bentuk pelatihan, tanya jawab dan praktek langsung terhadap masyarakat supaya cepat memahami cara pembuatannya. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menekan biaya pengeluaran petani karena dengan pestisida nabati selain dapat diproduksi sendiri juga menggunakan bahan-bahan yang mudah dan murah (AU).






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.